Lompat ke konten
Rp KalkulatorHR Semua Tools

Kalkulator Gaji Prorata

Hitung gaji prorata untuk karyawan yang masuk atau keluar di tengah bulan, dengan pilihan metode hari kalender atau hari kerja.

Rp

Gaji prorata

hari aktif dari hari

Rincian perhitungan step-by-step

Dasar hukum

  • Tidak ada UU/PP spesifik yang mewajibkan formula prorata tunggal — perhitungan mengikuti praktik payroll umum dan harus diatur dalam peraturan perusahaan/perjanjian kerja.

Terakhir diverifikasi: 07 Juli 2026. Hasil kalkulasi adalah estimasi untuk membantu perencanaan, bukan nasihat hukum, pajak, atau keuangan resmi.

Cara Menghitung Gaji Prorata Secara Manual

Gaji prorata dihitung ketika karyawan tidak bekerja penuh 1 bulan kalender — biasanya karena baru mulai bekerja di tengah bulan, atau berhenti bekerja sebelum akhir bulan. Ada dua metode umum yang dipakai perusahaan di Indonesia.

Metode 1: Hari kalender

Gaji prorata = gaji sebulan × (jumlah hari aktif ÷ total hari dalam bulan tersebut). Metode ini menghitung SEMUA hari termasuk akhir pekan sebagai hari aktif, sehingga lebih sederhana untuk dihitung.

Metode 2: Hari kerja

Gaji prorata = gaji sebulan × (jumlah hari kerja aktif ÷ total hari kerja dalam bulan tersebut). Metode ini hanya menghitung hari Senin–Jumat, sehingga hasilnya bisa berbeda dari metode kalender tergantung di hari apa periode aktif dimulai/berakhir.

Contoh Kasus

Karyawan dengan gaji Rp6.000.000 mulai bekerja tanggal 16 April 2026 (bulan April memiliki 30 hari kalender). Hari aktif = 15 hari (16 s.d. 30 April). Dengan metode kalender: gaji prorata = Rp6.000.000 × (15/30) = Rp3.000.000. Jika dihitung dengan metode hari kerja, hasilnya bisa sedikit berbeda tergantung berapa hari kerja (Senin–Jumat) yang jatuh dalam rentang tanggal tersebut.

Catatan Penting

Tidak ada UU/PP yang mewajibkan salah satu metode secara spesifik — perusahaan bebas memilih selama konsisten dan diatur jelas dalam peraturan perusahaan atau perjanjian kerja. Kalkulator ini juga belum memperhitungkan hari libur nasional/cuti bersama pada metode hari kerja, karena kalender libur berbeda setiap tahun.

Kalkulator terkait: Gaji Bersih dan Lembur.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Gaji prorata berlaku ketika karyawan mulai bekerja atau berhenti bekerja di tengah periode bulan berjalan, sehingga tidak bekerja penuh 1 bulan kalender.
Metode hari kalender membagi gaji berdasarkan jumlah hari aktif dibanding total hari dalam bulan tersebut (termasuk akhir pekan). Metode hari kerja hanya menghitung hari Senin-Jumat sebagai dasar pembagian, sehingga hasilnya bisa berbeda tergantung di hari apa karyawan mulai/berhenti bekerja.
Tidak ada aturan baku yang mewajibkan salah satu metode — keduanya sah-sah saja selama konsisten dan diatur dalam peraturan perusahaan/perjanjian kerja. Metode hari kalender lebih umum karena lebih sederhana dan mudah diaudit.
Metode "hari kerja" pada kalkulator ini hanya mengecualikan akhir pekan (Sabtu-Minggu) dan belum memperhitungkan hari libur nasional/cuti bersama, karena kalender libur berbeda tiap tahun dan tiap daerah. Sesuaikan input tanggal aktif jika ada libur nasional yang relevan.
Umumnya ya — perusahaan biasanya menghitung prorata untuk keseluruhan komponen upah tetap (gaji pokok + tunjangan tetap), bukan hanya gaji pokok saja, kecuali diatur berbeda dalam kebijakan internal.

Kalkulator terkait